ISU PALESTINA

Ringkasan

Konflik antara Israel dan Palestina ini sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Bermula sejak kaum Yahudi yang menyebar di berbagai negara kembali dan berkumpul ke wilayah Palestina yang kini bernama Israel.

Sejak negara Israel berdiri pada 14 Mei 1948, wilayah Palestina khususnya Jalur Gaza terus bergolak. Wilayah seluas 365 kilometer persegi ini seolah menjadi penjara besar bagi sekitar 1,7 juta bangsa Palestina yang tinggal di wilayah tersebut.

Mereka tidak bisa leluasa keluar-masuk wilayah yang berbatasan dengan laut tengah, Israel, dan Mesir itu. Penduduk jalur Gaza hanya bisa keluar untuk mendapatkan berbagai kebutuhan hidup melalui Kota Rafah yang dijaga ketat oleh pasukan Israel dan Mesir.

Jalur Gaza diduduki oleh Israel sejak tahun 1967 setelah memenangkan perang Arab-Israel. Israel yang didukung Amerika Serikat mengalahkan 3 negara Arab yaitu Mesir, Suriah, dan Yordania dengan hanya dalam waktu 6 hari.

Selain jalur Gaza, Israel juga merebut wilayah Yerusalem Timur, Semenanjung Sinai, Tepi Barat, dan Dataran Tinggi Golan. Setelah melalui berbagai perundingan perdamaian, Israel dan organisasi pembebasan Palestina (PLO) pada 1993 sepakat untuk mengakui kedaulatan masing-masing dan dibentuk otoritas Palestina.

Kemudian pada 2005, Israel menarik pasukannya serta pemukiman Yahudi dari Jalur Gaza. Setahun kemudian kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza setelah memenangkan pemilu di Palestina.

Khawatir dengan pengaruh Hamas yang semakin menguat, Israel melancarkan serangan udara selama sebulan penuh dengan nama operation cast lead. Israel beralasan Hamas kerap meluncurkan roket ke wilayah mereka. Akibat serangan itu, lebih dari 1.300 penduduk Gaza tewas.

Kemudian pada awal 2014 ini, pemerintah Palestina yang dikuasai faksi Fatah di Tepi Barat mencapai kesepakatan rekonsiliasi dengan Hamas yang menguasai Jalur Gaza. Hal ini menimbulkan kekhawatiran Israel akan kekuatan 2 faksi Palestina tersebut.

Sejak awal Juli, Israel kembali menggempur Jalur Gaza dengan alasan 3 warga mereka telah diculik Hamas. Israel melakukan serangan udara besar-besaran. Ironisnya, sebagian besar korban serangan ini justru merupakan warga sipil, wanita, dan anak-anak. Kini ribuan pasukan Israel tengah menyiapkan serangan darat dan siap menginvasi kembali Jalur Gaza.

BKSAP Dorong Pemerintah Lakukan Aksi Nyata dalam Konflik Palestina

BKSAP Kecam Tindakan Israel di Hari Tanah Palestina

DPR Dorong Pembentukan Kaukus Palestina di seluruh Negara PUIC

DPR Dukung Pemerintah Tolak Keras Rencana Aneksasi Palestina dari Israel

Implementasi SDGs Tak Akan Tercapai Tanpa Palestina dan Rohingya

Indonesia Ajak Kazakhstan Realisasikan Kemerdekaan Palestina

Indonesia- Iran Berkomitmen Merdekakan Palestina

Kemenangan Erdogan, Peluang Perkuat Diplomasi RI Untuk Palestina

Ketua BKSAP Ditunjuk Sebagai Vice President Liga Parlemen Dunia untuk Palestina

Ketua BKSAP Nilai Sebut Proposal Trump Tak Berpihak Palestina

Konferensi Liga Parlemen Dunia untuk Palestina Hasilkan Beberapa Butir Resolusi

Mardani Ajak Parlemen Dunia Peduli Masalah Penjajahan di Palestina

Parlemen Indonesia Terus Suarakan Dukungan Untuk Palestina

Perlu Terobosan Selesaikan Konflik Palestina – Israel


TPB Harus Hormati HAM Warga Palestina dan Rohingya



Eksistensi Palestina Di Mata Teheran Dan Washington

Jalur Gaza : Tanah Terjanji, Intifada, Dan Pembersihan Etnis

Kenapa Palestina : Renungan Seorang Ibu


Palestina Milik Siapa? Fakta Yang Tidak Diungkapkan Kepada Orang Kristen Tentang Tanah Perjanjian









Hak Cipta © 2020
Bidang Sistem Informasi dan Infrastruktur Teknologi Informasi - Pusat Teknologi Informasi - Sekretariat Jenderal DPR RI | Design by W3layouts